Gadis permen

Dulu aku kenal seorang wanita yang indah parasnya dan menyenangkan perangainya. Sekali waktu dia meminta permen padaku, tapi aku tak ada karena sudah lama tidak suka permen. Pada perjalanan pulang kusempatkan mampir ke warung untuk membeli segala jenis permen, siapa tahu dia meminta lagi maka bisa dia pilih yang paling disukai.

Esoknya benar dia menanyakan hal yang sama padaku untuk ke-dua kalinya, walau hatiku sangat girang tapi kubilang tak punya. Aku tak berani menunjukkan kegiranganku padanya, aku takut dia berpikir aku membeli permen itu untuk dia, walaupun benar adanya. Biar besok bila dia bertanya lagi akan kuberi.

Kali ini dia bertanya lagi, dan aku masih belum berani memberinya dengan alasan yang sama. Kupikir esok saja kalau dia bertanya lagi. Tapi tidak, dia tidak pernah bertanya lagi hingga kini. Permen-permen itu kutaruh saja akhirnya berserakan di meja.

Advertisements

I’m too tired romantizing all the things about you

That dream was finally blown away today

When the dreamer decided to end all the effort, killing all the hopes and turning off all the signal. Nothing left to be desired, nothing gone to be chased. At the end of the day sun will rest and moon will rise like yesterday, today and tomorrow.

Aku punya ratusan atau bahkan ribuan filosofi soal langit, tapi kali ini ijinkan aku hanya ingin melihat dia yang jelas lebih indah daripada langit sore ini. 

Jendela

image from shutterstock

Ada sebuah jendela di mana saat orang memandang ke dalamnya maka akan terlihat sepasang kekasih yang saling memandang, tenggelam dalam lautan asmara. Dari jauh pun dapat terlihat temaram lampu kuning itu berbayang siluet sang mereka sedang menggenggam tangan satu sama lain. Mengisahi makna pertemuan dan mencumbui sisa-sisa malam, aura kehangatan itu membuar keluar lewat celah-celah jendela.

Bukan sekarang

Seringkali tubuh terbang

Terasa seperti dihempasi angin dari kepakan sayap yang menempel di sisi kanan dan kiri badan

Padahal jiwa yang melekat kuat saja tak mampu memutuskan

Apakah akan menghembus atau menahan nafas di dada