Renjana durjana

Satu dua hari ini ada duri yang menancap di hati

Atau sebenarnya tidak

Tapi telah berbulan bulan sebenarnya

Setiap sore ditimang-timang

Setiap malam disiram dengan pengharapan

Namun di pagi hari dilupakan oleh kesibukan

Oh renjana ini

Selalu tersenyum balik di setiap kesunyian

Namun tak kunjung jua hausnya terpuaskan

Oh durjana ini

Merawat kerinduan mati-matian

Terkekang dan mengekang ketidakpastian

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s