Saat matahari bersinar esok, hiduplah

“Nina bobo o nina bobo.” Ibu bernyanyi lirih sambil menepuk-nepuk lembut buah hatinya.
“Tidurlah Nina, jangan khawatirkan gelap malam ataupun mimpi kelam, karena Ibu tahu sejak mendengar tangismu untuk pertama kali bahwa kamu tak akan menyerah pada waktu, tak akan tersesat pada keputus asaan ataupun takluk pada bayangan masa suram.
Karena Ibu tahu kamu selalu tumbuh setiap hari, semakin mampu melihat betapa kuatnya kekuatan cinta, betapa terangnya senyuman mampu menyinari dunia, dan uluran tangan dapat menyentuh hati yang sedingin kaca.
Karena semua telah tertulis dengan rapi, janganlah takut untuk membagi sinarmu.
Aku mencintaimu anakku”

3 thoughts on “Saat matahari bersinar esok, hiduplah

  1. Saya lupa pernah menulis seperti ini, tapi sepertinya ini ide lama. Mungkin secara tidak sadar saya menulis kembali ide yang sudah sempat tertulis. Janan bosan ya😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s