Media massa online yang menyakiti kehormatan jurnalistik Indonesia

Assalamualaikum wr wb

Selamat Malam,

Jurnalisme adalah sarana bagi rakyat untuk mengetahui dan menyuarakan kebenaran. Jurnalistik mampu mempertahankan relevansinya sampai saat ini karena pelakunya mampu menghormati dan menjalankan prinsip-prinsip jurnalistik yang ada [1]. Namun saat ini saya sangat sedih melihat fakta tentang banyaknya media massa online yang secara terang-terangan dan masif melanggar norma-norma yang menjadi definisi jurnalistik.

Sebenarnya sudah sejak lama hal ini terjadi namun kini semakin tidak tertahankan, hal ini berkorelasi langsung dengan kebutuhan propaganda menjelang Pilpres 2014. Saya berusaha menggaris bawahi beberapa hal yang tidak pantas ada pada sebuah karya jurnalistik dan kini marak terjadi.

1. Independensi

Sekarang sangat jelas terlihat keberpihakan berbagai portal berita online, saat ini hampir semuanya terpolarisasi terhadap dua kubu capres yang ada. Namun sebenarnya sejak sebelum musim kampanye pun independensi mereka sudah sangat jelas dapat dipertanyakan.

2. Kelengkapan Informasi

Kelemahan utama portal-portal online Indonesia adalah kualitas beritanya yang sangat rendah, parahnya hal sepertinya adalah strategi utama dari portal berita online. Satu berita seringkali hanya didasarkan dari satu kutipan pernyataan seseorang, selanjutnya kelanjutan pernyataan yang lain yang menjadi satu rangkaian dijadikan berita yang lain. Bahkan sangat sering unsur 5W 1H tidak lengkap, padahal itu adalah dasar dari pembentukan konteks suatu informasi.

Sebagai contoh dua berita ini sepertinya berasal dari sumber yang sama, tetapi menjadi dua berita yang seolah-olah berbeda [2][3]. Anda tentu dapat menemukan artikel yang lebih buruk daripada artikel tersebut.

3. Kebenaran

Saya sering sekali menemukan berita yang kebenaran sangat sulit untuk dipertanggung jawabkan, hal ini dapat berkaitan dengan verifikasi yang tidak ada, penulis tidak objektif, judul yang miss leading dan sering terdapat kesalahan logika (logical Fallacy).

4. Berimbang

Keberimbangan berita yang ada di media massa online tentunya tidak dapat kita tutup-tutupi lagi, seakan istilah Cover Both Side tidak pernah dikenal di dunia jurnalistik. Ini adalah hal yang sangat menyakiti hati saya, bagaimana portal-portal berita itu berubah menjadi media yang tidak adil dalam memberikan porsi dalam berita.

—-

Mungkin kawan-kawan dapat menemukan banyak hal yang belum saya tuliskan di sini dan saya yakin bila anda adalah seorang aktifis jurnalistik akan menangis atau sangat sebal melihat kondisi media massa online saat ini. Bahkan seringkali tidak dapat dibedakan antara tulisan fiktir, opini ataupun berita dalam media ini, sebagai contoh tulisan ini [8]. Tulisan tersebut menurut saya bukanlah suatu berita, disebut essay ilmiah pun tidak pantas tetapi masuk pada kategori berita pada portal tersebut.

Masalahnya adalah media massa online memiliki basis pembaca yang sangat luas, sehingga sangat menyedihkan kalau pada akhirnya bukan jurnalistik yang di usung namun pemfintnahan massal.

[1] http://www.mediacenterstan.com/2010/02/sembilan-prinsip-jurnalistik.html

2 thoughts on “Media massa online yang menyakiti kehormatan jurnalistik Indonesia

  1. Time to switch to thejakartapost.com buat portal berita online.

    Bahkan di artikel yang cenderung memojokkan orang tertentu (http://www.thejakartapost.com/news/2014/06/20/prabowo-kidnapped-activists.html), masih ada “pembandingan kesalahan” antara dua pihak yang berseteru.

    Identitas (nama) penulis lebih jelas di thejakartapost, dibanding di kompas.com yang cuma dikasih url, eg: http://kompas.com/ihsanuddin yang isinya cuma 404. Tapi versi cetak Kompas masih bagus, kok.

    Kalau di detik.com, nampaknya kualitas jurnalisnya agak “cabutan”, bahkan di artikel yang seharusnya punya “impact” (http://news.detik.com/read/2014/06/21/061308/2614971/10/2/mengintip-kehidupan-imigran-gelap-di-rumah-komunitas-medan), tulisannya terasa setengah hati dan terburu-buru.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s