Obrolan dalam sepiring nasi, sayur sop dan lele goreng, 2014

“Asalmu dari mana? Aku dari desa seberang, tanah yang kaya akan empang. Di sana banyak kawan yang bahkan lebih besar dariku.” Ucap lele.
“Kamu bertanya padaku? Aku berasal dari kaki gunung di sebelah timur. Aku menghidupi banyak orang di sana.” Jawab wortel tak mau kalah.
“Aku datang ke sini bersama wortel, benar yang dia ceritakan. Aku rindu tanah kelahiranku.” Sambung kol.
Perbincangan itu berlanjut hingga membahas banyak hal antara mereka bertiga, hingga ada yang menyahut.
“Tahukah kalian, walau kami memiliki bentuk yang sama tapi kami berbeda. Di antara kami ada yang berasal dari negeri yang sangat jauh, ada pula yang berasal dari tanah ini.” Ucap nasi.
“Itulah yang membuat sedih kami. Orang-orang yang menanam kami tak terlalu bahagia karena kedatangan saudaraku dari tanah seberang. Sedang saudaraku pun sedih karena jauh dari tanahnya.” Sambung nasi yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s