Vector pada C++

Wah sudah lama saya tidak posting tentang barang-barang geeky. Saat ini saya mau memperkenalkan anda dengan vector, yaitu kontainer yang mirip seperti array. Bedanya dengan array adalah vector dapat menyesuaikan ukuran memorynya secara otomatis, sehingga memudahkan pengguna. Kalau pada bahasa C kita biasa menggunakan dynamic array yang dibuat menggunakan operasi pointer yang terkadang ribet.

Ok langsung saja.

Vector adalah template sehingga type datanya ditentukan saat deklarasi.

Deklarasi Vector 1 dimensi :

vector<int> matrixInt1D;
vector<float> matrixFloat1D;

Menambahkan data :

int nilai1 = 6;
int nilai2 = 6;
int nilai3 = 13;
matrixInt1D.push_back(nilai1);
matrixInt1D.push_back(nilai2);
matrixInt1D.push_back(nilai3);

Mengakses data :

nilai1 = matrixInt1D[0];
nilai2 = matrixInt1D[1];
nilai3 = matrixInt1D[2];

Menghapus data :

 matrixInt1D.pop_back();

Vector menghasilkan objek yang memiliki beberapa method lain yang bisa anda cek di sini. Semoga bermanfaat yah

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s