Mana Jariku

Sapto mondar-mandir sejak tadi di dalam kamar. Istrinya cuma bisa melihat tingkah suaminya itu. “Bang, janganlah kau mondar-mandir bolak-balik saja macam kucing mau melahirkan.”, tegur imah istri Sapto.

Sejak bangun tidur Sapto cuma mondar-mandir sambil mengantongi tangannya serperti gaya bos besar. Tak tahan melihat sikap suaminya, Imah pun berkata lagi “Apa pula yang kau cari bang?”, “Aku sedang mencari jariku”. Sapto menjawab sambil menjulurkan telapak tangan ke depan wajah istrinya. Jarinya hilang dua, jari manis dan kelingking.

Seketika Imah muntah dan terlihat kelingking lengkap dengan kuku di muntahannya. Jijik melihat itu Sapto pun menyusul, ada jari manis di muntahannya.

Mereka diam saling pandang.

3 thoughts on “Mana Jariku

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s