Belajar filsafat mulai dari mana? part 1

bertanya

Sebagai orang yang suka baca-baca tentunya filsafat bukalah suatu hal yang asing di telinga anda. Suatu kata yang terkadang diartikan sederhana, dan terkadang pula diartikan rumit dan njelimet. Keunikan itulah yang menjadikan banyak orang untuk belajar berfilsafat. Mari kita membahas belajar filsafat.

Saat membicarakan belajar filsafat, maka akan didapat banyak hal yang harus dijelaskan duduk perkaranya terlebih dahulu. Hal utama yang harus diperjelas adalah belajar filsafat itu yang mana? Saya suka bilang belajar filsafat dan belajar berfilsafat itu suatu hal yang berbeda, oh ya ada juga yang namanya belajar sejarah tokoh filsafat. Uniknya semua bisa dijadikan jalan masuk untuk menjadi filosof.

Belajar Berfilsafat

Seharusnya yang perlu dilakukan seseorang untuk menjadi filosof yang baik adalah memiliki dasar kekritisan dan konstruksi pemikiran yang baik. Hal itu dapat ditempa lewat belajar berfilsafat. Belajar berfilsafat berarti belajar menyadari suatu keberadaan dunia ini tidaklah suatu keharusan. Seperti seekor ikan yang mengira dunia ini penuh dengan air, manusia juga kini banyak terjebak dengan kelaziman-kelaziman di dunia ini. Maka saat belajar berfilsafat, kita dituntut untuk menyadari kelaziman-kelaziman itu bukanlah suatu keharusan dunia. Kalau kita kutu kucing, maka kita harus memanjat sampai ujung bulu kucing untuk memandang dunia diluar permukaan kulit kucing.

Kenapa kesadaran akan ketidak pastian akan kelaziman dunia adalah hal pertama yang saya tekankan? Saat kita memahami bahwa berbagai kelaziman yang ada di dunia ini tidak selalu benar, maka kita telah memegang modal utama sebagai pemikir yang kritis. Ada contoh sederhana namun tetap kritis, Matahari terbit dari ufuk timur, apa besok matahari juga terbit dari ufuk timur lagi?

Pertanyaan adalah modal utama seorang filosof. Membongkar dunia tidak bisa dilakukan tanpa pertanyaan. Pertanyaan lazim di bedakan menjadi 5W dan 1 H, What where when who dan how. Dalam keseharian kita sering menggunakan kata how untuk membedah suatu fenomena alam, lalu kita mengetahui jawaban when, bila ada akan terjawab when dan who. Ada 2 (dua) kata tanya yang dapat membantu kita untuk makin dalam belajar berfilsafat, yaitu what dan why.

Rajinlah bertanya, maka anda akan tahu siapa diri anda dan siapa dunia ini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s