Etika-norma (lari dari kebudayaan)

Se barbar apapun suatu kaum pasti memiliki aturan-aturan dalam kehidupannya, setidak teraturnya suatu keluarga pastinya memiliki berbagai aturan walaupun itu tak tertulis. Berbagai aturan itu seakan-akan akan terus disepakati sampai ada yang mempertanyakan dan selanjutnya keluar dari kesepakatan. Pertanyaannya adalah adakah orang yang keluar dari aturan?

Sebenarnya sangat banyak aturan tersebut, dalam perbincangan seperti ini akan dijumpai juga kata norma dan etika. Sering kali pula 2 kata ini dipertukarkan maknanya atau bahkan diartikan sama; seakan memang 2 kata ini memiliki makan yang sama. Terserah pula sebenarnya bagi siapapun untum memberi definisi untuk 2 kata ini.

Saya cukup teringat dengan tulisan dari Magnis yaitu “Etika di taman norma-norma”. Di mana norma-norma ditempat sebagai semak belukar dan jalan adalah jalan setapak yang digunakan untuk melewati dan menikmati indahnya taman. Dari sinilah kali ini kita akan menarik pengertian dari kata norma dan etika. Norma mengatur bagaimana menjalani kehidupan, berbagai nilai yang ada mulai dari kesopanan, kekeluargaan, agama dan berbagai hal lain. Ditengah berbagai macam norma-norma itulah akan ditemukan berbagai tumpang tindih yang terjadi, seakan-akan norma telah menjelma sebagai semak belukar yang tidak menawarkan jalan yang jelas. Hal inilah yang menjadikan keberadaan etika sebagai jalan di tengah taman belukar menjadi relevan, etika menawarkan berbagai pertimbangan untuk memilih ditengah tumpang tindih berbagai norma.

Contoh kecil dari relasi norma dan etika : berkata jujur adalah hal yang baik, tetapi tentunya tidak disemua tempat dan waktu kita harus mengatakan segala kebenaran. Di sini lah etika bermain, etika menuntun tentang berlaku pas.

Berarti saat kita menggunakan etika bisa saja mengingkari norma yang lain? Yap bisa saja hal itu terjadi. Tentunya mengingkari suatu norma bukan hal yang mudah untuk dipilih dan dilakukan, apalagi untuk beberapa norma serperti norma suatu kebudayaan. Norma kebudayaan umumnya telah tertanam dalam diri suatu individu. Hal itu akan menjadi suatu kesadaran moral yang bila diingkari oleh diri sendiri akan menimbulkan rasa bersalah yang dalam.

Suatu hal yang umum dalam suatu kebudayaan yang tertutup memiliki anggota yang menjadikan norma kebudayaan menjadi suatu kesadaran moral yang kuat. Tetapi apakah dengan meleburnya norma kebudayaan dengan individu yang membentuk kesadaran moral akan menisbikan suatu pertentangan pendapat? Bisa saja pertentangan pendapat itu terjadi, hal ini disebabkan ketidak cocokan suatu nilai yang ada dengan kondisi yang dirasakan individu. Individu yang memutuskan untuk memperbaiki ketidak cocokan dengan caranya akan mendapakan berbagai pertentangan bila yang dilakukang adalah suatu hal yang radikal. Ataupun akan diterima dengan perlahan bila mampu dilakukan dengan perlahan-lahan. Hal ini lah yang menjadikan kebudayaan terus berlaku dinamis sesuai dengan waktu.

Akan sangat melegakan bagi individu yang perasaan ketidak cocokannya diterima oleh anggota kebudayaan yang lain. Berbagai hal bisa saja terjadi bagi individu ini; bila mengikuti kata hatinya bisa saja dia diperlakukan berbeda oleh komunalnya; bilapun dia menerima akan terjadi suatu perang batin dan rasa bersalah pada diri sendiri yang cukup besar.

Dunia ini berjalan dan berkembang karena adanya berbagai pertanyaan. Bayi akan menjadi petani atau pengusaha juga karena berbagai pertanyaan yang dialami suatu individu tersebut. Kebudayaan akan berkembang atau mengempis bermula dari pertanyaan menuju ketidak puasan dilanjutkan dengan pernyataan dan perlakuan sikap dilanjutkan dengan respon komunal. Taman norma-norma cukup indah untuk dijalani asalahkan etika-etika yang digunakan untuk memilih telah dipikirkan dengan baik dan berlandaskan moral yang baik pula.

/*Setelah nulis panjan baru sadar kalau tulisan dan judul tidak begitu relevan  dan tidak sebrutal judulnya, peace ^-^ v ) */

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s