Object Oriented Programming Part 2

Bertemu lagi dengan seri pemrograman berorientasi objek, masih ingat dengan pelajaran kemarin ? Yap kemarin kita berkenalan dengan objek dan class. Coba saya review sedikit, bagaimana menganalogikan hubungan objek dengan class? Gampang saja, objek itu adalah sesuatu yang diciptakan dari cetakan yang bisa kita sebut class.

Pada seri tulisan ini sebenarnya kita lebih banyak bermain-main dengan perumpamaan, walaupun dari segi teoritis tidak tepat tetapi sudah cukup untuk menggambarkan konsep yang digunakan dalam pemrograman berorientasi objek. Karena perumpamaan-perumpamaan itulah berbagai pengertian akan berubah seiring dengan berkembangnya pembahasan ini.
Setelah mengenal sedikit tentang atribut dan method pada tulisan, kini saatnya kita memperdalam tentang keduanya. Attribut adalah berbagai variable yang ada dalam diri objek, sedangkan method adalah berbagai hal yang bisa dilakukan / dikerjakan oleh objek. Tapi coba deh sekarang kita lihat lebih seksama lagi tentang apa yang kita miliki sebagai objek. Yap kerahasiaan suatu variabel dan tindakan. Apa semua orang tahu kalau aku punya kebiasaan ngupil (cuma contoh :-p )?, atau semua orang tahu kalau aku punya tahi lalat di paha? Tentu tidak kan. Berarti harus ada cara untuk membedakan antara informasi yang rahasia atau yang boleh diketahui oleh objek lain.

Langsung kita buat analogi, sekarang aku punya objek dengan nama Joko dari class manusia. Joko memiliki alamat rumah dan nomor telepon, tetapi ada satu yang rahasia (sst) yaitu dia punya tahi lalat dibokongnya. Tentu informasi seperti alamat rumah dan nomor telepon boleh diketahui banyak orang tapi apa tahi lalat dibokong boleh diliat orang lain? Karena itulah diperlukan yang namanya access modifier, ini digunakan untuk membedakan yang rahasia dan yang tidak. Pada OOP biasa digunakan istilah public dan private, public adalah penanda untuk informasi yand dapat dilihat objek lain, sedangkan private digunakan untuk penanda bagi informasi yang tidak boleh dilihat oleh objek lain. Access modifier tidak hanya berlaku untuk attribut tetapi juga untuk method. Coba bayangin aja kalau si joko tukang ngupil, pasti dia juga pingin untuk merahasiakan hal itu.

Ok sekian untuk seri ke-dua. Sekarang ada soal seperti biasa, coba buat contoh suatu objek dengan berbagai atribut dan method-nya dan jangan lupa berikan access modifiernya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s