Object Oriented Programming Part 1

Ada beberapa paradigma pemrograman yang banyak dipakai oleh praktisi pemrograman di seluruh dunia. Salah satunya adalah Object Oriented Programming (OOP). OOP tidak hanya mengajak perancang program untuk memikirkan bagaimana cara menyelesaikan suatu permasalahan, tetapi juga mencari objek apa saja yang terlibat dalam permasalahan ada. Pendekatan inilah yang menjadi dasar berpikir dari OOP. Dalam tulisan ini kita belum menyentuk tataran praktis dari OOP.
Mari kita mencoba berpikir secara OOP, dengan menganalisa keadaan ini.
Kasus 1 :
seorang mahasiswa bernama gio meminjam buku dengan judul “belajar”.

Dari Kasus 1 kita bisa mengamati bahwa terdapat dua objek yang terlibat. Yang pertama adalah gio dan yang kedua adalah buku berjudul belajar.

——————–

Dalam tataran praktis OOP dikenal 2 hal istilah penting yang pertama adalah class yang kedua adalah objek. Secara singkat dapat dikatakan bahwa objek adalah perwujudan dari class. Gio adalah perwujudan dari mahasiswa, buku berjudul belajar adalah perwujudan dari buku. Get it?
Bisa dikatakan bahwa class adalah cetakan dari objek. Seperti halnya cetakan pada umumnya, setiap yang ada pada cetakan akan ada pula pada hasil cetakan. Begitu juga dengan class, apa yang ada pada class akan ada pada objek. Lalu apa yang dimiliki class? Ada 2 hal yang dimiliki class yaitu attribute dan Method. Attribute adalah informasi yang terkandung dalam class. Method adalah pekerjaan yang dilakukan suatu class.
Attribbute berisi informasi yang prakteknya bisa berupa variabel maupun konstanta. Sedangkan method diwujudkan dalam berbagai fungsi dalam suatu class. Pada kasus 1 kita bisa melihat bahwa objek gio berasal dari class mahasiswa, sedangkan buku berjudul “belajar” berasal dari class buku. Class mahasiswa memiliki Attribute berupa nama dan method berupa meminjam. Dalam perwujudannya Objek gio memiliki nama gio dan mengeksekusi method meminjam.

———————

Sampai di sini apakah masih ada ketidak mudahan dalam membedakan antara class dengan objek?
Objek adalah suatu bentuk nyata dari sebuah class. Class hanyalah sebuah cetakan yang tidak dapat digunakan selain untuk menjadi dasar pembuatan objek. Dari objek inilah berbagai dilakukan.

———————

Kasus 2 :
Dosen Kalkulus bernama joni mengajar 2 mahasiswa orang mahasiswanya yaitu tono dan junaidi. 2 mahasiswa tersebut memiliki IP masing-masing 2,3 dan 3,45.

Ayok silahkan dianalisis kasus 2 ini. Ada berapa objek yang terlibat? Ada berapa class yang ada dan sebutkan attribute dan method tiap class.

One thought on “Object Oriented Programming Part 1

  1. Dari kasus 2 :
    # Ada 2 class yaitu :
    1. Dosen
    2. Mahasiswa.
    # Class Dosen memiliki
    * 2 Attribute yaitu :
    1. mata kuliah
    2. nama
    * 1 Method yaitu :
    1. Mengajar
    # Class Mahasiswa memiliki
    * 2 attribute yaitu :
    1. nama
    2. IP
    * 1 Method yaitu :
    1. Mengerjakan soal
    # Objek yang terlibat yaitu:
    1. Joni dari class dosen
    – Nama : Joni
    – Mata kuliah : Kalkulus
    2. Tono dari class mahasiswa
    – Nama : Tono
    – IP : 2,3
    3. Junaidi dari class mahasiswa
    – Nama : Junaidi
    – IP 3,45

    OK sampai bertemu di tulisan selanjutnya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s