Hobi yang bukan hobi

Kemarin waktu pulang ke kediri ketemu sama orang paling sangar se SMK Negeri 2 Kediri yang sekaligus sahabat yang aneh. Yap si feri, dia berkata sesuatu yang mengingatkan ku pada cita-cita nya yang mulia dan belum sampai :

Aku pengen  hidup santai

As simple as his life. Yap bener-bener kata-kata simple yang memiliki arti yang dalam dan membutuhkan perjuangan panjang.

Sebenarnya dari kata-kata tersebut aku bisa mendapat 2 jalan yang berbeda :

1. Hidup santai seadanya

2. Hidup santai semaunya

Hidup santai seadanya bisa dia lakukan saat ini. Tiduran dirumah, makan seadanya, main seadanya, yang jelas santai-santai jadi pengangguran ato melakukan apa yang dimau dengan santai, seadanya dan seenaknya.

Hidup santai semaunya ini lebih sulit. Karena harus melalui berbagai proses agar nantinya bisa melakukan apapun semaunya. Dia mau jalan-jalan kelas jetset bisa, pengen barang apapun bisa sampai pingin ngapain dapat dilakukan dengan mudah.

Pada pilihan pertama akan terpikir lagi. Memangnya enak hidup dengan jalan seperti itu? pengangguran, serabutan dan hidup tak menentu. Hidup yang sangat reaktif, mencari bila membutuhkan. Dan di sini kan terjadi kesulitan dalam mendapatkan suatu hal dikarenakan memerlukan usaha terlebih dahulu dan memerlukan waktu yang tidak pendek. Apalagi jika  model kehidupan seperti ini tidak membuat posisi sosial terbangun sehingga dalam usaha pemenuhan keingingan akan sulit.

Pada pilihan kedua, tuntutan untuk bekerja keras diawal dituntut kerja keras. Kerja keras diperlukan untuk menabung berbagai hal yang dibutuhkan untuk melakukan hidup santai kelak saat sudah dianggap siap. Jadi saat sudah memasuki fase hidup santai, usaha mendapatkan sesuatu akan lebih mudah.

Tetapi pertanyaan dari saya adalah apakah dia akan menikmati hidup santai tersebut? Jujur ya, tantangan adalah sesuatu yang saya gemari. Bahkan liburan 2 minggu ini pun saya masih tetap sibuk, tetap pergi ke kampus, mengerjakan karya tulis, membuat proposal kegiatan dan ada rencana berkunjung ke universitas kota tetangga. Intinya saya tidak tahan dengan santai yang terkadang membawa kebosanan.

2 thoughts on “Hobi yang bukan hobi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s