Tag

, , , , , , ,

Pada sebuah lingkungan jaringan tentunya kita sudah tidak asing lagi dengan berbagi data atau biasa di sebut file sharing. Pembuatan file sharing begitu mudah (apalagi di lingkungan windows) tetapi ada berbagai kelemahan pada sistem ini diluar berbagai kelebihannya, mulai dari masalah keamanan sampai flexibilitasnya.
Tetapi fokus kita bukan membuat sistem seperti file sharing pada windows Xp tetapi membuat file server, memang fungsinya sama tetapi pastinya perlakuan kita sedikit berbeda pada file server. Menurut saya perbedaan yang mencolok pada file server adalah harus dapat digunakan pada jaringan heterogen (berbagai jenis os) dengan mudah. Tidak seperti file sharing pada windows yang membutuhkan SAMBA agar Distro Linux dapat mengaksesnya, dan tidak juga seperti NFS pada Unix yang (sampai saat ini aku belum tahu) sulit juga bekerja dengan windows.
Karena alasan itulah HTTP atau FTP adalah protokol yang umum digunakan pada File Server (fitur wajib setiap produk File Server), Walau penggunaan http kurang begitu terkenal dibandingkan ftp (emang fungsinya). Tetapi bukan berarti mensetup http file server itu sulit. Makanya kita akan membahas bagaimana cara membuat file server dengan http.
Pada lingkungan windows ada berbagai macam http server mulai dari IIS (dari microsoft aseli), ada lagi Httpd (apache 2.x) dan lain-lain. Kedua produk yang saya sebutkan tadi adalah http server yang ngetrend. Tapi apakah mungkin bagi newbie seperti kita membuat sebuah http file server yang menyediakan fasilitas hits counter, file list download, folder list download dengan cepat. Mengingat berbagai hal itu mengharuskan kita mensetup php ataupun server side scripting language dahulu. Dan ditambah kerepotan membuat aplikasinya sendiri (mungkin ada cmsnya). Maka dari itu saya perkenalkan program kecil yang sakti (lumayanlah) dengan nama hfs (HttpFileServer) dengan hanya berukuran 661kb asyiknya prgram ini freeware lihat di situsnya http://www.rejetto.com/hfs/.


Karena saking mudahnya dipakai aku nggak akan menjelaskan cara memakainya tetapi mengajak anda melihat-lihat software mungil ini. Interfacenya sangat sederhana dan dibedakan menjadi dua mode [expert mode] dan [easy mode]. Pada Easy mode tampilan utamanya terdiri dari menu, shortcut ke browser, pan log, pan file yang di sharing dan informasi komputer yang terhubung sedangkan pada menu hanya ada sedikit element yang akan di munculkan (walaupun itu sudah cukup. easy

Pada expert mode tampilan utama akan ditambah dengan bandwidth graph dan pada menu akan sangat banyak bermunculan optionnya.
Beberapa fitur yang saya sukai adalah speeds limit dan shell context menu.

expert
Untuk memanfaatkan file server http cukup dengan membuka browser lalu ketikan ip:nomor port maka terlihatlah interface hfs yang lumayan cantik dan sederhana dan tampilan itu bisa di costumize juga.


Memang cara ini bukanlah satu-satunya cara membuat file server tetapi menurutku ini adalah satu-satunya cara yang masuk akal untuk destop user karena program ini hanya memakan 5,500k (aku liat di taskmanager). Ditambah dengan interface yang terinstefrasi asyik juga dari pada repot-repot membuat sendiri. Walaupun begitu ada berbagai hal yang seharusnya ada pada file server tetapi tak ada di program kecil ini (maklumlah). Jempol untuk HFS, ajib lah!

About these ads