Posted by: wejick on: Januari 15, 2008
Puppy 3.0
Sebenarnya sih udah lama dapat iso-nya puppy ini, jadi bisa disimpulkan kalau ini
adalah review yang basi dan penuh basa-basi. Dalam review ini akan dibahas tentang
Puppy-3.0.0-seamonkey mungkin saat ini sudah ada versi puppy yang lebih tinggi. Semoga
anda bisa menikmati review saya.
Puppy linux
|basis : LFS
|WM : JWM
|PakMan : PET
|||||||||||||||||||
|Desktop: 3/5
|Speed : 3/5
|Config : 3/5
Saya sudah memperhatikan distro lumayan lama jadi tidak kaget dengan apa yang
diberikan distro yang berawal dari Australia ini. Aku download iso-nya sekitar 90-an MB
jadi cepet juga sekitar 30 menitan, setelah beberapa hari akhirnya sempet juga review
distro mungil ini. Pertama aku booting ditawari ama tulisan hitam putih merah tentang
option-optionnya, saya sih nggak ambil pusing sama nih option jadi aku tunggu aja 5
detik (bisa juga langsung tombol enter) untuk pake option defaultnya. Proses Booting
cukup cepat di -ku sekitar 39 detik, Oh ya kompie aku Acer T310 yang keluaran 2003 (p4
non HT 2.6 mem 512MB+128MB -32MB). Dalam proses booting itu ditanyai dulu tentang
keyboard layout yang kita pakai dan Xserver apa yang ingin kita pakai (saya pilih
Xvesa), pada hitungan booting yang saya pakai adalah Dimulai dari vmlinuz diload sampai
desktop siap jadi saya kurangi 6 detik untuk saya memilih option tersebut.
BOOTING
Menurut saya Proses booting puppy terlalu lama untuk distro model seperti ini
kalah jauh dibanding dsl 1.4 (lawas) yang hanya memakan waktu 19 detik untuk
menyuguhkan fluxboxnya. Proses booting Puppy linux menyumbang nilai minus pada
penilaian saya sekali lagi saya bandingkan dengan DSL, DSL booting dengan begitu
cepatnya tanpa bertanya dengan langsung menset menggunakan keyboard layput US secara
otomatis sedangkan Puppy bertanya terlebih dahulu dengan layar putih-biru-hitam
tentunya hal ini bisa mengagetkan seorang awam dan mungkin mereka mencari tulisan “id”
untuk keyboard lay out. Setelah itu puppy bertanya kepada kita tentang xserver apa yang
akan kita gunakan, kenapa puppy harus menyediakan 2 Xserver segala kalau mereka
benar-benar berfokus pada ukuran dan resource kecil. Kalau mereka devlopernya pengen
seperti itu kenapa nggak pake Xvesa aja biar iso kecil, low memory usage dan booting
nggak ribet. Kalau developer mau menghilangkan 2 message tadi saya rasa waktu booting
bisa berkurang sampai 6 detik dan meningkatkan kenyamanan pemakaian. Toh Xorg-nya nggak
bekerja di VirtualBox.
Desktop
Dari awal desktop dimunculkan saya dihadapkan dengan resolusi 640*480 (wah ;-|)
trus hadapkan dengan tool (yang tanya) mau pake resolusi berapa. Menurut aku cara ini
bodoh banget, seharusnya pertanyaan ini dilakukan sebelum X-nya start seperti ini [X
jalan -> ditanya -> X di restart] apakah hal itu efisien kenapa tidak [ditanya -> X
jalan]. Celakanya tool itu cacat, dalam tool itu ada beberapa pilihan resolusi yang
tersedia dan lucunya ada dua pilihan 24 untuk resolusi yang sama dan tak ada penjelasan
untuk hal itu dan tombol ok itu bukan untuk menyetujui tapi hanya untuk menutup tool
itu jadi untuk melakukan perubahan harus tombol tes dulu baru ok. Menurut saya
pendekatan yang dilakukan tool ini salah kaprah, perhatikan lagi tombol “test”
seharusnya kalau ini test pasti bisa kembali lagi seperti semula kalau gagal tapi di
sini tes adalah melakukan perintah “terapkan” dan tombol ok hanya sebagai hiasan saja.
Maaf kalo dari tadi saya hanya menunjukan kejelekan distro jelek ini (he he
he). Setelah berlama-lama dengan masalah X sekarang kita bahas tampilan distro ini.
Distro ini memakai wm favorit saya JWM jadi saya beri sedikit penghargaan untuk ini.
JWM adalah wm yang ringan fleksibel dan cepat tapi sulit dibikin cantik untuk orang
yang nggak sabar. Puppy di desktop defaultnya memiliki 22 Shortcut Icon (kalau nggak
salah hitung) yang disebar dan latar belakangi kepalah puppy dan tulisan (maksudnya sih
quickguide gitu). Dengan komposisi yang seperti itu dan terlihat sangat murat-marit.
Icon di desktop sih keren tapi coba lihat di JWM menu nya aduh jadul banget, apalagi
banyak icon yang sama. Mungkin banyak yang bertanya-tanya “emangnya JWM bisa manage
desktop shortcut icon?” emang nggak bisa sih di Puppy hal itu dan sekaligus file
managerny diserahkan ke ROX-filler dan ini juga aplikasi kesukaan saya sejak jamannya
vector 5.0.
Untuk kumpulan aplikasi ada banyak aplikasi kok ada Seamonkey (kaya mozilla
gitu), gtkXine, abiword, inkscape, rxvt, gnumeric, gparted dan lain-lain. Ada lagi yang
saya keluhkan disini kenapa ada Xclipboard kalo ada glipper kenapa nggak pilih salah
satu aja, ok Xclipboard tuh enteng dan Glipper itu agak berat tapi xclipboard bikin
repot glipper nggak (pilih mana ya? Xclipboard ah). Memang sih koleksinya lengkap tapi
kurang optimal menurut saya dan apa yang ditunjukannya tidak tjotjok dengan fokus
distro ini (kenapa nggak one task one application).
Untuk berbagai plugable drive terdetek dengan baik, flashdisk aku
kedetek dengan baik. Yang menari kadalah adanya aplikasi wiki di puppy nggak ngerti sih
mau untuk ini tapi untuk yang suka nyatet2 penting juga. Aplikasi networknya lengkap
juga kalo mau samba bisa pake tool lawas linneighbourhood (betul nggak nulisnya) tapi
ada yang bilang tool ini nggak bisa ndukung semua keadaan di smb protkol jadi bisa jadi
folder share anda nggak kedetek.
Tool Konfigurasi
Puppy menyediakan toolkonfigurasi yang lengkap tapi tidak dengan UI yang baik.
Dengan tool yang banyak seperti itu model navigasinya kurang nyaman Memang benar
kebanyakan toolnya user Friendly tapi tidak nyaman untuk dipakai. Tombolnya kurang
besar hanya tombol OK dan Cancel aja yang besar lainnya kecil banget dan kurang nyaman
(mungkin bisa diganti di gtkengine-nya. Dan menurut saya ada banyak tool yang
mengulangi kesalahan tool pemilhan resolusi dengan penggunaan istilah yang salah.
Untuk paket manajer puppy menggunakan PETget dan aplikasi ini bentuknya aneh
kalo dilihat sederhana banget. Yang aneh sebelum anda jalankan PETget lewat icon di
desktop anda ditanya mau pake cara official nggak. Kenapa sih harus ditanya gituan
segala kalo emang udah nggak didukung.
Installasi
Ada berbagai pilihan pada proses installasi Puppy dan wizardnya membingungkan
developernya perlu melakukan pendekatan berbeda untuk proses installasinya agar tidak
lagi membingungkan bagi orang yang pertama menggunakannya. Saya mencoba menggunakan
metode installasi ke HD Internal dengan pilhan full dan saya tidak boot ke hd itu walau
saya sudah menjalankan tool utk membuat boot loader yang disediakan dengan baik.
Setelah itu saya melakukan installasi di media yang sama dengan option frugal dan yang
terjadi juga sama dan yang saya amati dari hal ini adalah = Puppy bisa booting lewat
grub yang tidak puppy set secara otomatis. Kenapa installer tidak menawari secara
langsung tentang bootloader dan tidak menyuruh untuk memanggil tool lain secara manual.
Ada tool untuk melakukan remastering distro ini tapi saya tidak sempat untuk
mencobanya, ingat ini hanya review setelah 3 jam saya memakai puppy dimulai jam 1/2 7
malem sampe sekarang jam 10 kurang 1/4 malem . Review sampe sini aja ya udah ngantuk
nih mau bobo’ dulu. Terima kasih dan jangan lupa feedbacknya ya!
Mas DSL itu bisa di install ke hd dan USB flashdisk (kalo ke USB jelas gak bisa), Apakah anda sudah pernah mencoba DSL?
Kalo masalah jalan di P2 RAM 32MB mungkin mas yang pernah coba jadi tapi dsl tuh lancar jalan di 486dx 16 ram (dari official website).
Kalau masalah install software di live cuma puppy yang bisa berarti anda belum coba slax ya? Bahkan SLAX tuh lebih keren dibanding PUPPY.
Masalah costumise, Nggak pernah dengar mydsl ya?
Walach….
Malah bikin mumet…..
Mungkin Otto yang milih untuk mencoba semua. DSL, Puppy, Slax, sama seperti pertama nyuba GNU/Linux, Knoppix, Mandriva, Ubuntu.
Setelah nyuba…, baru milih mana yang bisa disajikan di desktop, dengan pendampingnya.
Gratis azah lho…, bisa gonta-ganti terserah kita khan….
biar ngak basi di angetin aja … biar tetep hot
hai gw pengguna puppy linux baru, jadi gw mo konex k internet , caranya gimana sih?
Coba anda cari-cari di puppylinux.com soalnya aku gak lagi pegang puppy nih. Kalo anda koneksi dengan modem speedy coba jalankan perintah dhclient lalu atur /etc/resolv.conf nya
Wah saya pengen bgt nginstal di pc pentium 3 ram 128mb. Tp yg versi 4 bisa engga yah….. Oiya salam kenal, kl sempet visit my blog ya??
1 | lurahxp@gmail.com
Februari 27, 2008 pada 11:40 pm
puppy sangat cepat proses loadng.
jangan di bandingkan dg Dam Smal linux.
gua jamin. kalo sama2 di jalanin di p2 ram 32. Dam Samll linux ga bisa jalan baik.
Puppy bisa di isntal ke Hd,Usb. Dsl ga mungkin bisa.
walau kita jalaian dg dg live cd, masih bisa install software, mana ada distro yg live cd tapi tetep bis instal;l soft? ( soft di simpan di hd fat32 ato usb, jadai kaga ganggu windows ato file lain)
mana ada distro yg live cd tapi bisa instal soft fi hd????
dukungan softwarea cukupo banyak. dukungan forum juga banyak.
DSl??? cuman bias live cd doang, ga bisa customize
from puppy mania